MENAPAKI HARI DEPAN DENGAN OPTIMISME

I Samuel 7: 10 – 12; Yesaya 40: 29 – 31

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

Dikisahkan dalam cerita tentang Peter Pan ketika ia berhasil membebaskan anak-anaknya dari tawanan Kapten Hook; ibunya berkata, “Peter, mulai hari ini maka petualanganmu berakhir!” Tetapi Peter Pan menjawab, “Hidup adalah sebuah petualangan. Selama kita hidup selama itu pula kita berpetualang mencari apa yang menjadi keinginan dan harapan kita.”

Saudara, hidup ini memang sebuah petualangan. Setiap saat kita mencari, mencari dan mencari serta berusaha mendapatkan apa yang menjadi harapan kita. Menyelesaikan pendidikan sekolah adalah salah satu bagian petualangan dalam kehidupan kalian. Lulus sekolah tidak berarti selesai petualangan hidup kita; melainkan sebagai titik awal untuk melangkah lebih jauh lagi ke depan meraih apa yang kalian inginkan. Selesai pendidikan di SMF adalah titik awal untuk meraih harapan-harapan baru.

Sampai di sini, peristiwa hari ini, kita dapat bahkan harus berkata seperti Samuel, “EBENHAEZER, sampai di sini Tuhan menolong kita.” Karena kita meyakini bahwa ini semua karena pertolongan Tuhan, karena bimbingan dan penyertaan Tuhan. Tetapi perlu kita ingat bahwa perjalanan hidup kita belum selesai. Untuk itulah dibutuhkan keteguhan, kekuatan hati, optimisme agar dapat menapaki hari esok dengan kuat dan tegar. Tuhan memang akan selalu menolong kita. Tetapi dari dalam diri kita pun dituntut sikap optimisme dan keteguhan hati. Untuk hal ini, Yesaya mengajak kita untuk belajar dari kehidupan burung rajawali. Apa keistimewaan burung rajawali?

  1. Terbang tinggi mengatasi angin. Ada keberanian menghadapi dan mengatasi tantangan dan kesulitan yang ada.  Untuk dapat terbang tinggi ia harus dapat menguasai angin yang bertiup kencang sekalipun. Demikian juga dengan kita. Kita harus mempunyai keberanian dan keteguhan hati untuk mengatasi kesulitan yang kita hadapi. Kita jangan menyerah seperti kata sebuah peribahasa, “Seluruh  air  di samudera tidak akan dapat menenggelamkan sebuah kapal, kecuali kalau air itu kita biarkan masuk ke dalam kapal.”  Seluruh kesulitan yang kita hadapi tidak akan dapat menghancurkan kita kecuali kalau kita membiarkan kesulitan itu menguasai kita. Oleh sebab itulah dalam Mazmur 24: 10 dikatakan, “jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.”
  • Rajawali memiliki sepasang mata yang dapat melihat jauh ke depan menembus segala awan untuk mencapai sasarannya. Demikian kita juga hendaknya memiliki pandangan jauh ke depan melihat tujuan dan cita-cita kita. Sehingga kita tidak putus asa. Tuhan telah memberikan kepada setiap orang kemampuan untuk merancang masa depannya sendiri. Tuhan sudah berjanji untuk memberikan masa depan yang baik kepada setiap orang. Hal ini dapat kita lihat dalam Yeremia 29: 11, “…rancanganKu adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan keselakaan untuk memberikan hari depan yang penuh harapan…”
  • Mengalahkan musuhnya di udara dengan menempatkan dirinya di bawah terang sinar matahari. Sehingga lawannya menjadi silau dan dengan mudah dikalahkannya. Saudara demikian juga yang terjadi dengan kita apabila kita berjalan di bawah terang sinar Tuhan dalam menghadapi setiap cobaan dan kesulitan yang ada. Kita mempunyai kekuatan yang berasal dari Allah yang memampukan kita untuk tabah dan bertekun dalam menghadapi kesulitan yang ada. Yeremia 17: 7-8 mengatakan, “diberkatilah mereka yang mengandalkan Tuhan yang menaruh harapannya kepada Tuhan….yang tidak kuatir dalam tahun kering dan yang tidak pernah berhenti menghasilkan buah.”

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

EBENHAEZER, sampai di sini Tuhan menolong kita, itulah keyakinan kita. Tetapi kita juga harus yakin bahwa tahun-tahun berikutnya dalam hidup kita adalah juga tahun EBENHAEZER, tahun pertolongan dan penyertaan Tuhan. Oleh sebab itu jangan gentar tetapi kuatlah seperti burung rajawali; maka kalian akan merasakan besarnya penyertaan Tuhan. Dan petualangan kalian selanjutnya akan kalian jalani dengan keyakinan diri yang kuat. Amin.

Have a blessed day,

Pdt. Jotje Hanri Karuh

*).  disampaikan dalam Kebaktian Siswa SMF BPK Penabur Bandung

About these ads

Tentang blessedday4us

Pdt. Jotje Hanri Karuh - GKI Kebonjati Bandung
Tulisan ini dipublikasikan di Khotbah Minggu dan tag . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s